SOFTWARE ACCOUNTING & LAP KEUANGAN, CALL 081-252-982900

STRATEGI DALAM MENGATASI PERMASALAHAN KERUGIAN BISNIS DAN KHUSUSNYA BAGI SEORANG PEBISNIS PEMULA

Kerugian merupakan hal yang tidak mungkin bisa terhindarkan dan sudah biasa apabila terjadi dikalangan para pebisnis, layaknya pepatah yang mengatakan bahwa “Tiada kesuksesan tanpa diawali dengan kerugian” atau “Kegagalan adalah sukses yang tertunda”. Perusahaan tidak akan mungkin selamanya selalu merasakan untung dan menghasilkan profit.

Akan ada saatnya dimana sebuah perusahaan harus mengalami yang namanya kerugian dan apakah kerugian tersebut masih dapat ditutup oleh keuntungan yang sebelumnya sudah diperoleh atau tidak. Namun, bagaimana bila Anda mengalami kerugian pada saat awal mula memulai dan membangun sebuah bisnis? Tentu saja tidak akan mungkin ada aliran dana yang masuk untuk bisa mengatasinya, jika Anda tidak memutar otak untuk mengatasinya sendiri. Tenang saja, dan jangan merasa panik dulu, berikut ini merupakan beberapa tips tentang bagaimana caranya dalam hal mengatasi terjadinya kerugian dari bisnis pada saat akan memulai sebuah bisnis.

1. Sejak dari awal persiapkan diri Anda untuk bisa menerima suatu kegagalan.

Siapapun tidak akan ada yang menginginkan untuk gagal, namun untuk hal seperti itu bisa saja terjadi kapan saja dan dimana saja tanpa pernah bisa Anda prediksikan kapan terjadinya. Jadi, hal utama yang bisa Anda lakukan untuk saat ini adalah mempersiapkan untuk menghadapinya jika suatu saat Anda benar-benar mengalami kegagalan. Melihat hal semacam ini, maka Anda wajib untuk bersikap lebih realistis. Jangan pernah melawan kenyataan tersebut. Sebaliknya, terimalah dan bersiaplah untuk gagal agar segera mampu untuk bangkit kembali di kemudian hari tanpa harus berlama-lama untuk meratapi kegagalan Anda. Rencanakanlah apa saja yang harus Anda lakukan ketika kegagalan akan datang kembali suatu saat nanti. Persiapkan kegagalan Anda dengan sebaik-baiknya agar bisnis Anda dapat kembali bangkit nantinya. Jika kerugian, sebagai sebuah kegagalan, sudah terjadi maka Anda harus dapat mengatasinya. Karena kegagalan seperti ini bukanlah akhir dari segalanya bagi perjalanan bisnis Anda.

2. Jangan menahannya, biarkan saja emosi Anda untuk tetap mengalir.

Jangan pendam rasa emosi Anda. Biarkan emosi tersebut untuk tetap mengalir seperti apa adanya. Jika Anda sedang bersedih, maka segera keluarkan kesedihan itu. Jika memang Anda harus marah, maka marahlah dengan sejadi-jadinya. Yang terpenting adalah jangan sakiti diri Anda sendiri. Karena, masalah seperti ini adalah sebuah fase yang harus bisa Anda hadapi dan Anda juga harus mampu melewatinya entah bagaimanapun caranya, hal seperti ini juga suatu saat nanti akan menghilang dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu. Anda akan merasakan dimana satu titik balik agar Anda dapat bangkit kembali agar mampu menghadapi masalah Anda di lain kesempatan.

3. Menganalisis permasalahan Anda tersebut.

Jika pikiran Anda sudah mulai jernih setelah berhadapan dengan emosi yang sedang meluap-luap sebelumnya. Maka sudah saatnya bagi Anda untuk menganalisis permasalahan yang sedang Anda hadapi saat ini dengan beberapa pertanyaan-pertanyaan berikut:

• Apakah ada yang salah dari bisnis Anda tersebut?
• Di mana letak kesalahan tersebut?
• Apakah yang menyebabkan terjadinya kesalahan tersebut?
• Apa yang harus Anda lakukan agar bisa mencegah masalah tersebut agar tidak sampai terjadi lagi di kemudian hari?

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu harus lebih sering untuk Anda tanyakan pada diri Anda sendiri berulang-ulang kali. Jika tidak menemukan jawabannya, maka tetap tanyakan lagi dan lagi. Fokuslah kepada bagaimana solusi tentang permasalahan Anda tersebut, jangan mudah berhenti pada “seharusnya begini/begitu dan lain sebaginya..”. Analisis permasalahan hanya dapat dilakukan dengan cara melakukan observasi melalui laporan-laporan keuangan dari usaha Anda.

4. Berpikirlah untuk lebih terbuka dan terimalah perubahan-perubahan tersebut.

Untuk saat ini adalah saat di mana Anda harus berupaya untuk berpikir terbuka. Menjalankan sebuah bisnis juga tak selalu harus berkembang sesuai dengan bagaimana prediksi Anda. Bisa saja Anda mengubahnya sesuai dengan keadaan saat ini. Yang terpenting adalah untuk selalu berpikiran terbuka agar semua jenis ilmu yang berasal dari permasalahan-permasalahan Anda, pencarian solusi dari waktu ke waktu akan terus bertambah dengan sendirinya. Hal ini juga akan sangat membantu bagi Anda untuk mengatasi masalah-masalah yang jauh lebih besar lagi di kemudian hari.

5. Selalu mengingat-ingat kesalahan Anda dimasa lalu.

Kerugian Anda mungkin untuk saat ini bisa terselesaikan dengan baik. Meskipun sudah melewatinya, jangan biarkan kenangan tersebut hilang begitu saja dari kisah hidup Anda. Bahkan jika memang dirasa sangat perlu, catatlah kembali kejadian-kejadian seperti ini. Kesalahan Anda ini nantinya yang akan menjadikan Anda kembali menjadi lebih waspada ketika harus menghadapi permasalahan yang sama atau bahkan lebih besar lagi dari sebelumnya. Ini adalah titik awal di mana Anda akan dapat bangkit kembali dan memulai segalanya kembali.

Nah, itulah beberapa langkah-langkah yang paling tepat yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi kerugian bisnis, terutamanya adalah bagi Anda yang seorang pebisnis pemula. Untuk saat ini, Anda sendirilah yang akan dapat menentukan jalan terbaik bagi bisnis Anda tersebut. Berpikirlah dengan sejernih mungkin dan berhentilah untuk meratapi kerugian yang pernah terjadi pada bisnis Anda. Untuk saat ini, Anda-lah yang akan menjadi kunci utama untuk kebangkitan dari bisnis Anda. Terimakasih semoga bermanfaat dan selamat mencoba, salam sukses pebisnis Indonesia.

Apabila anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai artikel di atas, serta ingin mencegah kerugian dengan menggunakan software accounting, atau membutuhkan pendampingan dalam menyusun terkait laporan keuangan dan pembuatan SOP finance dan accounting. Silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak kami di 081-8521172 atau wa di 081-252-982900. Kami siap membantu.

Selamat datang di Groedu klinik konsultasi
Send via WhatsApp