OPERATIONAL SISTEM MANUFACTURING, CALL WA 081-252-982900

HAL-HAL YANG PERLU UNTUK LEBIH DIPERHATIKAN DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN OPERATIONAL EXCELLENCE SYSTEM PADA INDUSTRI MANUFAKTURING

Ketika kita sedang berbicara tentang dunia manufaktur, maka kita perlu untuk lebih mempertimbangkan bahwa teknologi juga sangat penting dalam dunia perindustrian seperti ini. Dalam kebanyakan kasus, teknologi yang mampu mengambil alih pekerjaan yang biasanya banyak dilakukan oleh tenaga manusia. Dan trend semacam ini malah menjadikan kualitas pengelolaan menjadi semakin lebih penting bagi organisasi itu sendiri, karena kita telah menghilangkan kemampuan dasar manusia untuk mengendalikan kualitas itu sendiri.

Sudah tidak zamannya lagi untuk membuat departemen “Quality Control” sebagai jalur terakhir dalam siklus produksi manufaktur, di mana hanya pada bagian itulah tim pekerja akan memeriksa apa saja cacat-cacat produk yang terjadi setelah mengalami sekali atau beberapa kali proses produksi atau segala kekurangan-kekurangan dalam masa proses produksinya. Sejak adanya otomatisasi proses seperti ini, maka kita sangat perlu untuk menerapkan “quality control” dalam setiap langkah pada proses pembuatan/produksinya, sehingga jika ditemukan sebuah masalah dalam hal produksi, maka kita tidak akan sampai kewalahan dalam hal menanganinya.

Memang hal ini berarti bahwa Anda sedikit harus mengorbankan waktu atau kecepatan, namun organisasi yang lebih mengorbankan kualitas demi kecepatan, maka tentu saja akan menjadi lebih berbahaya lagi untuk kelangsungan hidupnya. Operational Excellence System adalah salah satu bagian terpenting dari pola pikir, bukan berupa metodologi. Hal ini adalah karena pencarian tanpa henti untuk menemukan tentang bagaimana cara dalam upaya untuk meningkatkan kinerja dan profitabilitas. Menemukan uang dan meningkatkan kinerja pada area yang biasanya tidak terlihat oleh perusahaan.

Masa depan keunggulan dari operasional manufaktur bukanlah sekadar berupa kata-kata saja seperti produktivitas, efisiensi, dan standarisasi saja. Akan tetapi dan memang terlebih lagi akan menjadi suatu dasar dari suatu konsep seperti pertumbuhan, inovasi, dan juga penyesuaian terhadap produk. Karena seperti yang sudah bisa kita lihat untuk saat ini, dunia teknologi berubah dengan begitu cepatnya, dan dunia perindustrian manufakturpun demikian juga perlu untuk mengimbangi perkembanganya juga.

Dalam dunia manufakturing, terdapat beberapa karakteristik tertentu yang bisa dilakukan untuk mencapai kesuksesan tersebut, yaitu:

1. Integrasi yang lancar antara berbagai macam elemen supply chain. Produk dapat dilacak sepanjang jalan dari tahap bahan mentah/bahan baku sampai pada produk jadi yang sudah siap jual, dan bahkan sampai berada di tangan para konsumen akhirnya.

2. Penjualan, pemasaran, dan juga penelitian serta pengembangan yang berkaitan erat dengan proses manufaktur. Dan hal inilah yang paling banyak digunakan sebagai suatu dasar acuan untuk memastikan keselarasan antara apa yang sedang dikembangkan dan apa saja yang nanti akan diproduksi, dan tentang apa saja yang nanti akan dijual kepada para pelanggannya.

3. Pengelolaan yang terbaik pada saat proses inovasi dan peluncuran produknya. Produk yang diluncurkan dengan tepat waktu, dengan dengan cara melibatkan semua departemen yang benar-benar sesuai dalam internal organisasi, dan akan selalu ada cara-cara lain yang paling baik untuk mengelola gagasan terbaru dan menerapkannya agar mampu memberikan dampak yang jauh lebih besar lagi bagi perusahaan.

4. berkolaborasi dengan pelanggan dan para pemasok untuk memperbaiki mutu dan hasilnya. Dan hal ini berarti bahwa mitra bisnis yang bertujuan untuk saling berbagi arahan yang lebih strategis dan saling membantu untuk mencapainya. Hal seperti ini juga sudah mencakup seputar pembagian data dan perkiraan permintaan untuk lebih mengoptimalkan proses produksinya.

5. Proses yang memang lebih terfokus kepada pengoptimalan kecepatan. Namun juga tidak selamanya cepat itu baik. Pemimpin yang terbaik pastinya akan mengetahui kapan harus mempercepat dan kapan juga harus memperlambatnya untuk mendapatkan hasil yang terbaik, dan mereka memiliki indicator-indikator tertentu yang nantinya akan membantu mereka dalam hal melakukan yang lebih bersifat intuitif tersebut.

Pada akhirnya, akan menjadi sangat penting bagi internal perusahaan manufaktur untuk memastikan bahwa operasional mereka dapat bertahan dengan penjualan yang terus berkelanjutan. Jangan sampai organisasi perusahaan hanya akan terlalu berfokus kepada tentang bagaimana caranya untuk meningkatkan penjualan, menarik pelanggan baru, dan memasuki pasar baru, namun malah semakin terbebani dalam hal mencoba untuk memenuhi semua targetnya tersebut, sehingga segalanya tidak dapat berjalan dengan lebih optimal.

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang hal-hal apa saja yang perlu untuk lebih diperhatikan lagi dalam mengimplementasikan operational excellence system pada bidang perindustrian manufaktur. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian, terimakasih dan salam sukses. Apabila bapak ibu membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai artikel di atas dan membutuhkan kerapian sistem manajemen manufacturing, software manufacturing, serta manajemen pabrik terintegrasi dengan software, dengan bantuan berbagai dokumen operasional pabrik seperti SOP operasional pabrik, silahkan bapak ibu hubungi groedu@gmail.com atau kontak ke Wa – 081-252-982900 atau 0818521172. Tim kami siap membantu.

Selamat datang di Groedu klinik konsultasi
Send via WhatsApp