MEMBUTUHKAN SOFTWARE GUDANG, CALL 081-252982900

BEBERAPA METODE-METODE YANG PALING SERING DIGUNAKAN DALAM MANAJEMEN PERSEDIAAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR DAN PERDAGANGAN

Dalam manajemen produksi terdapat empat macam metode yang dapat digunakan dalam melakukan proses manajemen persediaannya, yaitu:

  1. Economic Order Quantity (EQQ) (Kuantitas Pesanan Ekonomis).
  2. Periodic Review (Tinjauan Berkala).
  3. Material Requirement Planning (MRP) (Perencanaan Kebutuhan Material).
  4. Just In Time (JIT) (Tepat Pada Waktunya).

Berikut ini adalah beberapa penjelasan detailnya.

  1. Economic Order Quantity (EOQ) (Kuantitas Pesanan Ekonomis).

Economic Order Quantity merupakan salah satu metode dalam menjalankan manajemen persediaan. EOQ adalah berupa jumlah pemesanan yang paling ekonomis. Maksudnya adalah dari jumlah pembelian barang yang selama ini sudah pernah dilakukan oleh perusahaan adalah harus benar-benar sesuai dengan pesanan yang selama ini sudah diterima. Jadi dapat lebih meminimumkan jumlah pemeliharaan dari barang dan biaya pemesanannya.

  1. Periodic Review (Tinjauan Berkala).

Pada metode seperti ini yang harus Anda lakukan adalah untuk memesan barang-barang persediaan dengan jangka waktu (interval) yang sama. Pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan membuat jadwal pemesanan barang. Pemesanan barang yang akan dilakukan harus benar-benar sesuai dengan jadwal yang telah dibuat. Sehingga biaya yang nantinya akan dikeluarkan dapat diperkirakan terlebih dahulu.

  1. Material Requirement Planning (MRP) (Perencanaan Kebutuhan Material).

Metode MRP atau biasa disebut dengan metode perencanaan kebutuhan material, yaitu berupa perencanaan dan pengendalian persediaan untuk menjamin material atau bahan baku tersebut akan selalu tersedia untuk memenuhi kebutuhan persediaan perusahaan. Metode MRP ini bertujuan untuk menjaga persediaan dalam jumlah yang masih sedikit agar tidak sampai kehabisan. Karena jumlah persediaan akan selalu menjadi semakin sedikit maka biaya persediaan juga akan menjadi semakin kecil. Perencanaan yang dimaksudkan disini adalah meliputi rencana penjadwalan pembelian, jadwal produksi dan juga pengiriman material (barang-barang persediaan).

  1. Just In Time (JIT) (Tepat Pada Waktunya).

Metode ini merupakan metode di mana perusahaan sama sekali tidak menyetok (menimbun stock) atau tidak memiliki persediaan. Just in time berasumsi bahwa jika perusahaan tidak memiliki persediaan, maka perusahaan juga tidak memiliki biaya/beban atas persediaannya tersebut. Perusahaan akan mendatangkan bahan baku hanya pada saat dibutuhkan saja. Caranya adalah dengan bekerja sama dengan pihak supplier/pemasok bahan baku. Anda harus menjalin hubungan yang baik dengan para pemasok, sehingga pada saat Anda membutuhkan persediaan, maka para pemasok akan segera memenuhi permintaan untuk persediaan Anda dan akan langsung diproses.

Beberapa penjelasan di atas merupakan sedikit pemahaman tentang beberapa metode dalam penggunaan manajemen persediaan. Dengan menggunakan manajemen persediaan, maka kita akan dapat mengelola persediaan dengan biaya yang sedikit lebih rendah. Anda juga dapat melakukan pengelolaan persediaan dengan adanya bantuan dari penggunaan software akuntansi online. Dan biasanya software akuntansi online tersebut juga sudah dilengkapi atau menyediakan fitur Manajemen Stok dan sudah include didalamnya. Anda dapat dengan mudah untuk meng-update persediaan dengan lebih cepat dan mudah. Dan sudah disediakan pula laporan tentang jumlah persediaan yang juga sudah terintegrasi dengan laporan keuangan perusahaan. Semoga bisa bermanfaat dalam menambah wawasan Anda sekalian, anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai artikel di atas, dan membutuhkan bimbingan merapikan manajemen, termasuk manajemen gudang dan membutuhkan software accounting dan SOP pergudangan, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak ke 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu!

 

Selamat datang di Groedu klinik konsultasi
Send via WhatsApp