Cito Mall, Jl. A. Yani 288, Lantai UG Blok US 23, No. 3 & 5, Surabaya
081-252982900
groedu@gmail.com

KEY PERFORMANCE INDICATORS (KPI) UNTUK SISTEM MANAJEMEN K3 OHSAS 18001:2007

The Best consultant business in Surabaya

KEY PERFORMANCE INDICATORS (KPI) UNTUK SISTEM MANAJEMEN K3 OHSAS 18001:2007

Key Performance Indicators (KPI) memiliki peran terpenting untuk kemajuan organisasi perusahaan. Karena, perusahaan akhirnya akan semakin dituntut untuk memiliki visi dan misi yang jelas serta langkah-langkah praktis dalam merealisasikan tujuannya. Dan tidak hanya sekedar itu saja, dengan adanya KPI maka perusahaan mampu mengukur pencapaian performa kinerjanya sendiri. Apakah sudah sesuai atau malah tidak sama sekali.

Biasanya KPI lebih banyak digunakan untuk mengukur parameter secara kualitatif yang lebih cenderung sangat sulit untuk proses pengukurannya. Misalnya saja kualitas kepemimpinan dan kepuasan pelanggan. Namun bagaimana jika KPI digunakan untuk mengukur Sistem Manajemen K3? KPI untuk Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai alat terpenting yang digunakan oleh perusahaan dalam mengukur efektivitas program serta bagaimana kinerja mereka untuk mengurangi peluang dan resiko dari K3. Dan KPI K3 juga menyediakan berbagai informasi untuk organisasi dalam hal:

• Mengevaluasi sistem manajemen K3.
• Mengidentifikasi peluang perbaikan dari tempat kerja.
• Mengadaptasi tujuan, sasaran dan strategi dari K3.
• Meningkatkan kesadaran di kalangan pembuat keputusan dan semua orang dalam suatu perusahaan tentang apa saja manfaat dari program K3.
• Mengambil tindakan pencegahan pada waktu yang tepat.
• Mengkomunikasikan gagasan, pemikiran dan nilai-nilai dari K3.

KPI K3 harus lebih spesifik, mudah untuk dicapai, konsisten dari waktu ke waktu, hasil akurat dan transparan sehingga bisa digunakan sebagai sebuah alat pengukuran dalam meningkatkan kinerja K3 terhadap perusahaan. Setiap perusahaan mungkin bisa memiliki KPI K3 yang berbeda-beda antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya, hal ini dikarenakan tidak adanya indikator kinerja yang permanen dan mutlak yang benar-benar 100% sudah sesuai dan digunakan sebagai dasar utama bagi semua jenis perusahaan.

Berikut ini adalah sejumlah KPI K3 yang berdasarkan Sistem Manajemen K3 OHSAS 18001:2007.

1. KPI K3 pada sisi komunikasi dan manajemen kepemimpinan:

• Persentase dari jumlah kunjungan manajemen tempat kerja yang telah direncanakan pada jangka waktu tertentu.
• Tingkat komitmen manajemen, yang diukur melalui survei di tempat kerja.
• Persentase ulasan resmi (formal review) yang direncanakan terhadap program sistem manajemen K3 pada jangka waktu tertentu
• Persentase jumlah kegiatan pelatihan yang direncanakan Versus pelatihan yang sudah dilakukan.
• Persentase jumlah kegiatan investigasi kecelakaan /insiden /ketidaksesuaian yang sudah dilakukan VS investigasi kecelakaan /insiden /ketidaksesuaian yang masih diperlukan.

2. KPI K3 pada sisi pengukuran efek kerugian akibat terjadinya Kecelakaan Kerja:

• Jumlah kecelakaan kerja.
• Jumlah hari hilang karena kecelakaan kerja.
• Jumlah hari hilang akibat kecelakaan kerja.
• Persentase pekerja dengan penyakit akibat pekerjaan.

3. KPI K3 pada segi penyebab dasar kecelakaan kerja:

• Persentase kecelakaan yang disebabkan karena terjebak saat sedang bekerja.
• Persentase kecelakaan yang disebabkan oleh hantaman material saat sedang bekerja.
• Persentase kecelakaan yang disebabkan oleh luka saat sedang bekerja.
• Persentase kecelakaan yang disebabkan oleh jatuh (saat sedang bekerja).

4. KPI K3 pada segi pendanaan untuk Sistem Manajemen K3:

• Presentase Tingkat pendanaan yang tersedia untuk program K3 apabila dibandingkan dengan total dana operasional perusahaan.
• Persentase pemesanan pembelian yang sudah sesuai dengan persyaratan khusus dari Sistem Manajemen K3.
• Anggaran K3 yang telah disetujui Versus dengan anggaran yang sebenarnya pada
Penentuan KPI K3 tentunya harus didasarkan kepada pemikiran bahwa setiap perusahaan akan berbeda-beda dan masing-masing harus mengambil waktu yang diperlukan untuk menentukan KPI K3 yang akan berfungsi sebagai salah satu alat dalam meningkatkan sistem manajemen K3 perusahaan, sehingga diharapkan KPI K3 tersebut akan mampu untuk membantu pihak manajemen dalam membuat keputusan agar mempertahankan, meningkatkan dan mengembangkan proses implementasi dari sistem manajemen K3 dan untuk menjaga para pekerja dan semua orang yang terlibat dalam segala kegiatan operasional perusahaan secara aman.
Semoga ulasan di atas bermanfaat. Apabila bapak/ibu pembaca membutuhkan pendampingan dalam pembuatan KPI perusahaan, pembuatan SOP dan pendampingan mengenai ISO silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak ke 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu!

Selamat datang di Groedu klinik konsultasi
Send via WhatsApp